PAINAI - Upaya nyata mendorong perekonomian masyarakat pedalaman Papua kembali ditunjukkan prajurit TNI Angkatan Laut. Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 dari Yonif 4 Marinir menggulirkan program “Rosita Candraca” dengan memborong langsung hasil tani warga di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (3/4/2026).
Program ini menjadi solusi konkret bagi para petani yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pasar dan ketergantungan terhadap tengkulak. Dengan membeli langsung hasil kebun seperti sayur-mayur dan buah-buahan, prajurit Marinir membantu menciptakan kepastian harga sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Lebih dari sekadar aktivitas ekonomi, program “Rosita Candraca” juga dirancang sebagai langkah pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Pendekatan ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi yang panjang dan merugikan petani kecil di wilayah pedalaman.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Para petani menyambut baik kehadiran Satgas yang tidak hanya membeli hasil tani, tetapi juga memberikan semangat baru untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
“Rosita Candraca adalah wujud nyata pembinaan teritorial yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan, meningkatkan semangat bertani, serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat sebagai mitra pembangunan, ” tegasnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif prajurit di tengah masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.
Kehadiran Satgas Yonif 4 Marinir tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjadi pemicu geliat ekonomi lokal serta memperkuat ketahanan pangan di Papua Tengah.
Dengan langkah sederhana namun berdampak luas ini, TNI AL kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan dari pinggiran, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(PERS)

Updates.